Menu

PGIW Sulselra Tegaskan Komitmen Memperkuat Kemitraan Strategis dengan EMS dalam Regional Forum di Tobelo

Oleh Administrator 110 kali dibaca
PGIW Sulselra Tegaskan Komitmen Memperkuat Kemitraan Strategis dengan EMS dalam Regional Forum di Tobelo Tobelo, Maluku Utara — 2 Oktober 2026. Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia Wilayah Sulawesi Selatan dan Tenggara (PGIW Sulselra) turut ambil bagian dalam Regional Forum EMS Indonesia yang berlangsung di Tobelo, Maluku Utara, pada 1–5 Oktober 2026. Forum ini menjadi ruang perjumpaan bagi gereja-gereja dan mitra EMS untuk berbagi pengalaman, merefleksikan perjalanan kemitraan, serta membicarakan arah pelayanan bersama ke depan. Dalam forum tersebut, Ketua Umum MPH PGIW Sulselra, Pdt. Yohanis Metris, M.Th., menyampaikan pokok pikiran PGIW Sulselra terkait keberlanjutan dan penguatan kemitraan dengan EMS. Kemitraan yang Telah Memberikan Dampak Mengawali penyampaiannya, Pdt. Yohanis Metris menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada EMS atas kemitraan yang selama ini telah terbangun bersama PGIW Sulselra. Menurutnya, kemitraan tersebut telah memberikan kontribusi bagi penguatan pelayanan gereja, pengembangan kapasitas sumber daya manusia, serta kehidupan oikumenis di Sulawesi Selatan dan Tenggara. Kemitraan yang telah berlangsung selama ini, kata Pdt. Yohanis, merupakan sebuah perjalanan bersama yang perlu terus dirawat dan dikembangkan. Karena itu, PGIW Sulselra memiliki kerinduan agar hubungan kemitraan dengan EMS tidak berhenti pada program-program yang sudah berjalan, tetapi terus menemukan bentuk-bentuk baru yang sesuai dengan tantangan gereja dan masyarakat. Dari Mempertahankan Program Menuju Kemitraan Strategis PGIW Sulselra memandang bahwa perubahan sosial, perkembangan teknologi, persoalan lingkungan, tantangan keluarga, pendidikan, serta dinamika kehidupan masyarakat menuntut gereja untuk terus belajar dan mengembangkan kapasitas pelayanan. Karena itu, kemitraan ke depan diharapkan semakin bersifat strategis, berkelanjutan, dan relevan. “PGIW Sulselra tidak hanya ingin mempertahankan kemitraan yang sudah ada, tetapi ingin mengembangkannya menjadi kemitraan yang semakin strategis dan mampu menjawab kebutuhan gereja serta masyarakat,” demikian pokok pikiran yang disampaikan Pdt. Yohanis Metris dalam forum tersebut. Enam Prioritas Pelayanan Dalam kesempatan tersebut, PGIW Sulselra menyampaikan sejumlah bidang yang dipandang strategis untuk terus dikembangkan bersama EMS. Pertama, ketahanan keluarga Kristen. PGIW Sulselra menempatkan keluarga sebagai basis utama pembentukan iman, karakter, dan kehidupan sosial. Penguatan ketahanan keluarga diharapkan dapat membantu keluarga-keluarga Kristen menghadapi berbagai perubahan dan tantangan zaman. Kedua, Live In Pemuda Lintas Iman. Program ini menjadi salah satu ruang strategis untuk membangun persahabatan, dialog, toleransi, dan kerja sama di antara generasi muda lintas iman. Melalui pengalaman hidup dan pelayanan bersama, kaum muda diharapkan semakin mampu membangun kehidupan masyarakat yang damai dan inklusif. Ketiga, pelatihan dan pengembangan kapasitas berbasis oikumene. PGIW Sulselra melihat pentingnya penguatan kapasitas para pelayan gereja, pemuda, perempuan, dan kelompok-kelompok strategis lainnya melalui pelatihan yang membangun semangat kebersamaan serta pelayanan lintas gereja. Keempat, pembinaan dan pendampingan gereja-gereja anggota PGIW. Pendampingan diarahkan untuk membantu gereja menghadapi berbagai tantangan pelayanan, perubahan sosial, serta kebutuhan pengembangan sumber daya manusia. Kelima, pelestarian lingkungan hidup. Gereja didorong untuk semakin aktif mengambil bagian dalam merespons kerusakan lingkungan dan perubahan iklim. Kepedulian terhadap lingkungan dipandang sebagai bagian dari panggilan iman Kristen untuk menjaga dan merawat ciptaan Tuhan. Keenam, program belajar bagi calon mahasiswa dari daerah. PGIW Sulselra juga melihat pentingnya membuka kesempatan dan pendampingan bagi anak-anak muda dari daerah yang memiliki potensi, tetapi menghadapi keterbatasan akses pendidikan. Mereka perlu dipersiapkan agar dapat melanjutkan pendidikan tinggi dan kelak memberikan kontribusi bagi gereja dan masyarakat. Kemitraan sebagai Ruang Saling Belajar Lebih jauh, PGIW Sulselra berharap hubungan dengan EMS semakin berkembang sebagai kemitraan yang saling belajar, saling menguatkan, dan saling berbagi pengalaman. Kemitraan tidak semata-mata dipahami sebagai hubungan dukungan program, tetapi sebagai perjalanan bersama antara gereja-gereja dan mitra untuk membaca perubahan zaman serta mencari jawaban terhadap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat. Dalam konteks tersebut, PGIW Sulselra ingin terus berbagi pengalaman dari konteks pelayanan di Sulawesi Selatan dan Tenggara, sekaligus belajar dari pengalaman gereja-gereja dan mitra EMS dari berbagai konteks lainnya. Dari Tobelo, Membangun Masa Depan Bersama Regional Forum EMS Indonesia di Tobelo menjadi momentum penting bagi PGIW Sulselra untuk menegaskan kembali komitmen terhadap kemitraan oikumenis yang telah dibangun selama ini. Pertemuan di Tobelo bukan hanya menjadi ruang untuk melihat apa yang telah dikerjakan bersama, tetapi juga kesempatan untuk membicarakan apa yang dapat dilakukan bersama di masa depan. PGIW Sulselra berharap kemitraan tersebut semakin mampu menghadirkan ruang bagi gereja-gereja untuk bertumbuh, belajar, dan bekerja bersama dalam menjawab kebutuhan nyata masyarakat. Dari Tobelo, PGIW Sulselra membawa kerinduan untuk terus berjalan bersama: membangun kemitraan yang bukan hanya kuat dalam hubungan, tetapi juga nyata dalam pelayanan dan relevan bagi kehidupan gereja dan masyarakat.

Foto tambahan

Bagikan

WhatsApp Facebook

Berita terkait