Kunjungan Pastoral dan Kelembagaan PGIW Sulselra ke Toraja: Merawat Persaudaraan, Memperkuat Sinergi, dan Menyatakan Solidaritas di Tana Toraja & Toraja Utara
Oleh Administrator
70 kali dibaca
#silahturahmi
#sinergi
#kunjungan pastoral pelayanan pgiw
Kunjungan Pastoral dan Kelembagaan PGIW Sulselra ke Toraja: Merawat Persaudaraan, Memperkuat Sinergi, dan Menyatakan Solidaritas
Tana Toraja&Toraja Utara, 10–13 Agustus 2026 — Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia Wilayah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tenggara (PGIW Sulselra) melaksanakan kunjungan pastoral dan kelembagaan ke Tana Toraja dan Toraja Utara pada 10–13 Agustus 2026.
Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya PGIW Sulselra untuk memperkuat persekutuan, membangun komunikasi, serta mempererat sinergi dengan gereja-gereja anggota dan para pemangku kepentingan di daerah. Kunjungan tersebut juga menjadi momentum untuk mendengarkan arahan, menerima masukan, sekaligus menyampaikan berbagai program pelayanan PGIW Sulselra.
Bersilaturahmi dengan BPS Gereja Toraja
Rangkaian kunjungan diawali dengan silaturahmi ke Badan Pekerja Sinode (BPS) Gereja Toraja. Rombongan PGIW Sulselra diterima oleh Sekretaris Umum, Wakil Sekretaris Umum, dan Ketua V BPS Gereja Toraja.
Dalam pertemuan tersebut, Ketua Umum PGIW Sulselra menyampaikan bahwa kehadiran PGIW bukan sekadar kunjungan kelembagaan, tetapi merupakan bentuk silaturahmi dan penguatan persekutuan dengan salah satu gereja anggota PGIW Sulselra yang sekaligus merupakan salah satu gereja pendiri PGIW Sulselra.
“Kami hadir untuk bersilaturahmi, meminta arahan dan masukan bagi pelayanan PGIW Sulselra, sekaligus memaparkan berbagai program yang sedang dan akan kami laksanakan. Kami juga berharap dukungan Gereja Toraja dalam mengembangkan pelayanan bersama di tengah masyarakat,” demikian disampaikan dalam pertemuan tersebut.
Rombongan PGIW Sulselra terdiri atas Ketua Umum, Ketua Majelis Pertimbangan Pdt. I.Y. Panggalo, Ketua Biro Perempuan Galmeria Kondorura, Ketua Biro Pemuda Ricky Pataang, Ketua Biro Dana Johan Sampe Kendek, serta Bendahara Umum.
Dalam pertemuan itu turut dibicarakan sejumlah agenda pelayanan PGIW Sulselra, termasuk rencana Seminar Akademik Pendidikan Agama Kristen (PAK) di Tengah Masyarakat Majemuk yang akan dilaksanakan di PSP Tangmentoe, Toraja Utara. Program ini diharapkan menjadi ruang refleksi dan penguatan peran pendidikan iman Kristen dalam konteks masyarakat yang plural.
Membangun Sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Tana Toraja
Rangkaian kunjungan kemudian dilanjutkan dengan audiensi bersama Ketua TP PKK Kabupaten Tana Toraja. Pertemuan tersebut terutama membahas persiapan kerja sama dalam pelaksanaan Seminar dan Konsultasi Publik Ketahanan Keluarga Tana Toraja.
Kegiatan tersebut direncanakan berlangsung pada 3–5 Oktober 2026 di Tana Toraja dan merupakan bagian dari perhatian PGIW Sulselra terhadap persoalan dan tantangan keluarga di tengah perubahan sosial yang semakin kompleks.
Dalam audiensi tersebut dibangun komunikasi mengenai berbagai aspek persiapan kegiatan, sekaligus peluang kerja sama antara PGIW Sulselra dengan Pemerintah Kabupaten Tana Toraja, khususnya melalui TP PKK.
Pertemuan berlangsung dalam suasana persaudaraan. PGIW Sulselra menyampaikan apresiasi atas penerimaan yang diberikan oleh Ketua TP PKK Kabupaten Tana Toraja serta harapan agar kerja sama tersebut dapat terus dikembangkan dalam berbagai bidang yang menyentuh kehidupan keluarga dan masyarakat.
Memperkuat Peran BPSW 3 Makale
Selanjutnya, rombongan PGIW Sulselra mengunjungi Pengurus BPSW 3 Makale. Pertemuan ini dimaksudkan untuk menyampaikan rencana pelaksanaan Seminar dan Konsultasi Publik Ketahanan Keluarga Tana Toraja sekaligus membangun koordinasi teknis dengan wilayah pelayanan Gereja Toraja.
PGIW Sulselra meminta dukungan BPSW 3 Makale untuk membantu memfasilitasi berbagai kebutuhan teknis bersama Pemerintah Kabupaten Tana Toraja sehingga pelaksanaan kegiatan dapat dipersiapkan secara baik dan melibatkan berbagai pihak yang berkepentingan.
Kehadiran BPSW 3 Makale dipandang penting karena gereja di tingkat wilayah memiliki kedekatan langsung dengan konteks pelayanan dan masyarakat setempat.
Menguatkan Pelayanan Ekumenis
Dalam koordinasi dengan BPS Gereja Toraja, PGIW Sulselra juga menyampaikan sejumlah agenda pelayanan lainnya, termasuk rencana Seminar Akademik PAK di Tengah Masyarakat Majemuk di PSP Tangmentoe, Toraja Utara.
Program tersebut menjadi salah satu bentuk komitmen PGIW Sulselra untuk menghadirkan gereja sebagai bagian dari kehidupan masyarakat yang majemuk. Gereja tidak hanya dipanggil untuk membangun kehidupan internal jemaat, tetapi juga mengambil bagian dalam pendidikan, dialog, penguatan kehidupan sosial, serta membangun kehidupan bersama yang damai di tengah keberagaman.
Menutup Kunjungan dengan Solidaritas dalam Kedukaan
Rangkaian kunjungan PGIW Sulselra di Toraja kemudian ditutup dengan kunjungan duka ke rumah keluarga almarhum Ir. Nicodemus Biringkanae, mantan Bupati Tana Toraja yang meninggal dunia.
Kehadiran PGIW Sulselra dalam suasana kedukaan tersebut menjadi wujud solidaritas dan empati kepada keluarga yang ditinggalkan. Di tengah berbagai agenda kelembagaan dan pelayanan, PGIW Sulselra memandang penting untuk hadir bersama masyarakat, termasuk dalam situasi duka.
Kunjungan 10–13 Agustus 2026 ini memperlihatkan bahwa kehadiran PGIW Sulselra di Toraja tidak hanya berbicara tentang program, tetapi juga tentang persaudaraan, komunikasi, sinergi, pelayanan, dan solidaritas.
Melalui kunjungan tersebut, PGIW Sulselra berharap relasi dengan Gereja Toraja, pemerintah daerah, serta berbagai elemen masyarakat dapat semakin diperkuat. Semangat yang dibangun adalah menghadirkan gereja sebagai bagian dari kehidupan bersama yang terus merawat persaudaraan, membangun sinergi, dan menghadirkan pelayanan yang nyata bagi masyarakat.
Foto tambahan