Menu

"PRESS RELEASE" BIDANG GERMASA GPIB- MUPEL SULSELBARA, BERSAMA PGIW SULSElRA & DINAS LINGKUNGAN HIDUP KOTA MAKASSAR "Edukasi Pemilahan Sampah dan Bank Sampah: Gereja Bergerak untuk Kelestarian Lingkungan"

Oleh Administrator 199 kali dibaca
"PRESS RELEASE" BIDANG GERMASA GPIB- MUPEL SULSELBARA, BERSAMA PGIW SULSElRA & DINAS LINGKUNGAN HIDUP KOTA MAKASSAR "Edukasi Pemilahan Sampah dan Bank Sampah: Gereja Bergerak untuk Kelestarian Lingkungan" Makassar ( Gedung Gereja GPIB Bukit Zaitun), Sabtu, 22 Agustus 2026 Kepedulian gereja terhadap isu lingkungan hidup diwujudkan melalui kegiatan Edukasi Pemilahan Sampah dan Bank Sampah yang diselenggarakan oleh Bidang Germasa (Gerakan Masyarakat, agama dang linkungan hidup) GPIB. bermitra dengan Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia Wilayah (PGIW) Sulselra dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar. Kegiatan berlangsung pada hari Sabtu, pukul 10.00 – 13.00 WITA bertempat di GPIB Bukit Zaitun Makassar, jl Ompu Daeng Risadju 353, diikuti oleh lebih dari 100 orang peserta. Peserta terdiri dari Ketua dan Anggota Biro PGIW Bidang 1, para Pendeta/Ketua 2/Komisi Germasa GPIB, serta para pendeta maupun warga gereja anggota PGIW Sulselbara. Acara diawali dengan kata sambutan dan doa pembukaan oleh Pdt. Salmon Bawole, Ketua 2 Mupel Sulselbara / Ketua 1 PGIW Sulselra Tiga Narasumber Kompeten dari DLH Makassar Kegiatan menghadirkan tiga narasumber dari DLH Kota Makassar: 1. Bpk. Juardi - Kepala Tata Usaha Bank Sampah DLH Makassar 2. Bpk. Dr. Herdi - Staf Sub Koordinasi dan Edukasi DLH Makassar 3. Bpk. Faisal - Penyuluh Bank Sampah DLH Makassar Dalam paparannya, Bpk. Faisal selaku penyuluh mengapresiasi inisiatif yang dilakukan oleh pihak gereja. Ia menekankan bahwa perubahan mindset tentang pengelolaan sampah harus dimulai dari rumah tangga. "Pemilahan sampah dari rumah sangat penting untuk menanggulangi masalah sampah. Pemahaman tentang jenis sampah itu fundamental, dan pengelolaan melalui Bank Sampah ternyata mempunyai nilai ekonomis bagi keluarga dan jemaat," jelas Faisal. Sementara itu, Bpk. Juardi menegaskan bahwa upaya serius pemerintah kota membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat. Ia juga menyampaikan bahwa pada akhirnya sanksi administratif terkait pengelolaan sampah telah dicabut oleh pemerintah pusat. Untuk selanjutnya pendekatan edukasi dan partisipatif menjadi kunci. Diharapkan melalui edukasi ini, warga gereja dapat berpartisipasi aktif dalam penanggulangan masalah sampah di Kota Makassar. Data menggembirakan disampaikan oleh Bpk. Dr. Herdi. Ia menunjukkan hasil kerja DLH Kota Makassar yang telah berhasil menekan volume sampah yang masuk ke TPA. "Upaya yang telah dilakukan pemerintah kota melalui DLH menunjukkan hasil. Sampah yang masuk ke TPA berkurang sekitar 300 ton per hari," ungkap Herdi. Selanjutnya beliau menyampaikan bahwa pola fikir masyarakat terhadap sampah yakni kumpul - angkut - buang adalah hal mendasar yg perlu diubah. saat ini ada fungsi pemilahan di dalamnya sehingga volume sampah yg terbuang ke TPA bisa dikendalikan. kebijakan penghentian open dumping Tamangapa perlu dilakukan. Mengingat umur TPA yang sudah tidak muda lagi, serta kapasitas TPA yang sudah overload Antusiasme Tinggi dan Komitmen Tindak Lanjut Kegiatan berjalan dengan lancar, baik, dan penuh antusiasme. Sesi tanya jawab berlangsung sangat hidup. Banyak pertanyaan, testimoni, dan sharing pengalaman dari peserta yang direspon dengan baik oleh para narasumber. Bahkan tidak sedikit peserta yang langsung bersepakat dengan narasumber untuk melakukan tindak lanjut berupa sosialisasi dan pembentukan Bank Sampah di gereja masing-masing. Baik Mupel GPIB Sulselbara maupun Bidang Kemitraan PGIW Sulselbara bertekad agar kolaborasi dan sinergi antar lembaga gereja dan pemerintah dalam penanganan masalah lingkungan ini dapat berlanjut dalam kerja sama lainnya. Kegiatan ini menjadi wujud nyata bahwa upaya cinta kebersihan menjadi habituasi yang mengekspresikan hidup kudus. Iman dalam perbuatan. Soli Deo Gloria. Panitia: Bidang Germasa GPIB - Mupelg Sulselbara Bermitra dengan Bidang Kemitraan PGIW Sulselbara Ditulis oleh: S.A.J.

Foto tambahan

Bagikan

WhatsApp Facebook

Berita terkait